Selasa, 21 Oktober 2014

C



KATA PENGANTAR



Puji syukur atas kehadirat Allah SWT yang berkat karunia-Nya saya dapat menyelesaikan makalah ini dengan tepat waktu. Tak lupa shalawat serta salam tercurah indah kepada junjungan kita, Nabi Muhammad SAW. Makalah ini merupakan salah satu dari serangkaian tugas yang berperan sebagai media pendalaman dan pemahaman mata kuliah yang sedang saya ikuti. Adapun isi pembahasan makalah ini meliputi upaya menumbuhkembangkan minat masyarakat terhadap koperasi. Sebagai tambahan, adanya kesimpulan yang sederhana dapat menjadi bahan pertimbangan sebesar apa saya dapat memahami mata kuliah yang dibahas pada makalah ini. Dalam pembahasan kali ini saya mengangkat tema dari salah satu lembaga keuangan nonbank, yaitu “koperasi”. Lembaga keuangan ini adalah lembaga keuangan yang paling sederhana dan paling sering digunakan oleh berbagai kalangan. Dengan kata lain, koperasi merupakan lembaga yang cukup eksis khususnya di indonesia. Namun dalam penerapannya terdapat masalah yang paling sering dihadapi koperasi, dan di dalam makalah ini saya menjabarkan masalah tersebut, diikuti dengan penyelesaiannya. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi saya dan pembaca. Tak lupa saya sampaikan rasa terimakasih kepada pihak-pihak yang terlibat dalam penulisan makalah ini. Sangat di sadari penulisan ini jauh dari kata sempurna, maka dari itu kritik dan saran yang membangun sangat diharapkan.



Bekasi, 20 Oktober 2014


                        Santi Yulia


DAFTAR ISI

Senin, 13 Oktober 2014



UPAYA MENUMBUH KEMBANGKAN GERAKKAN KOPERASI INDONESIA

                                                                                         
LOGO_GUNADARMA


 Nama          :     Santi yulia
NPM            :     18213243
Kelas           :     2 EA 32
Dosen          :     Nurhadi SE, AK, MM.  

                                                               


Fakultas Ekonomi Jurusan Mannajemen
Universitas Gunadarma
                                            Tahun 2014/2015











KATA PENGANTAR


Puji syukur atas kehadirat Allah SWT yang berkat karunia-Nya saya dapat menyelesaikan makalah ini dengan tepat waktu. Tak lupa shalawat serta salam tercurah indah kepada junjungan kita, Nabi Muhammad SAW. Makalah ini merupakan salah satu dari serangkaian tugas yang berperan sebagai media pendalaman dan pemahaman mata kuliah yang sedang saya ikuti. Adapun isi pembahasan makalah ini meliputi upaya menumbuhkembangkan minat masyarakat terhadap koperasi. Sebagai tambahan, adanya kesimpulan yang sederhana dapat menjadi bahan pertimbangan sebesar apa saya dapat memahami mata kuliah yang dibahas pada makalah ini. Dalam pembahasan kali ini saya mengangkat tema dari salah satu lembaga keuangan nonbank, yaitu “koperasi”. Lembaga keuangan ini adalah lembaga keuangan yang paling sederhana dan paling sering digunakan oleh berbagai kalangan. Dengan kata lain, koperasi merupakan lembaga yang cukup eksis khususnya di indonesia. Namun dalam penerapannya terdapat masalah yang paling sering dihadapi koperasi, dan di dalam makalah ini saya menjabarkan masalah tersebut, diikuti dengan penyelesaiannya. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi saya dan pembaca. Tak lupa saya sampaikan rasa terimakasih kepada pihak-pihak yang terlibat dalam penulisan makalah ini. Sangat di sadari penulisan ini jauh dari kata sempurna, maka dari itu kritik dan saran yang membangun sangat diharapkan.
                                                                                                                     












DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR…………………………………………………………………………………….. i
DAFTAR ISI………………………………………………………………………………………………. ii
BAB I SEJARAH KOPERASI ………………………………………………………………………….... 1
1.1 SEJARAH LAHIRNYA KOPERASI……………………………………………………………….… 1
BAB II PENGERTIAN, TUJUAN, PRINSIP DAN JENIS KOPERASI………………...……………….. 2
2.1 PENGERTIAN KOPERASI………………………………………………………………………….   2
2.2 TUJUAN KOPERASI………………………………………………………………………………….2
2.3 FUNGSI KOPERASI…………………………………………………………………………………..2
2.4 PRINSIP – PRINSIP KOPERASI……………………………………………………………….……. 3
2.5 JENIS-JENIS KOPERASI …………………………………………………………………………….3
2.6 ARTI LAMBANG KOPERASI LAMA ………………………………………………………………4
2.7 ARTI LAMBANG KOPERASI BARU………………………………………………………………..6
BAB III PERAN, PEMERINTAH DAN KEBIJAKAN PEMERINTAH UNTUK MEMAJUKAN KOPERASI  …………….………………………………………………………………………….… …...7
3.1 PERAN KOPERASI INDONESIA………………………………………………………….……… 7
3.2 PERAN PEMERINTAH DALAM MEMAJUKAN KOPERASI……………………………………..7
3.3 KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM PEMBANGUNAN KOPERASI………………..………. ..8
BAB III PENUTUP…………………………………………………………………………………….. …9
3.1 KESIMPULAN……………………………………………………………………………………. ….9
3.2 SARAN …………………………………………………………………………………………… ….9
DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………………………………………….10




 




Jumat, 27 Juni 2014

TASK 2


3. Artur is not in class today. Mike is not in class today
    ~ Both arthur and mike are not in class today.

4. Jim is absent. Sue is absent.
    Both Jim and Sue are absent.

Sabtu, 21 Juni 2014

Parallel Construction - Both .. And ... - Either ... Or ... - Neither ... Nor ... - Not Only ... But Also ...



MATERI



CORRELATIVE CONJUNCTION  ( PARALLEL CONSTRUCTION SENTENCES )Pengertian
Correlative Conjunction adalah sebuah kata hubung yang biasanya digunakan berpasang untuk dapat
 menyatakan hubungan sejajar dan selaras antara dua kata atau klausa seperti sebagai subject, object
 dan klausa lainnya.
Sifat hubungan keduanya biasanya secara gramatikal bersifat paralel ( berkedudukan sejajar ) itulah
 kenapa biasanya materi ini juga disebut Parallel Construction.
1. Both ... And .... ( Baik .... Maupun ... )
    Both yang kemudian bertemu dengan And dalam satu kalimat biasanya memiliki hubungan penambahan 
yang memiliki hubungan sejajar.
    Rumus :
    Both + Noun + And + Noun
    Contoh :
    Elina likes ice cream, She like tea too.
    Answer :
    Elina likes Both Ice Cream And Tea.
2. Either ... Or ... ( Baik .... Ataupun .... )
    Either yang kemudian bertemu Or dalam satu kalimat biasanya memiliki hubungan penambahan yang
 hubungannya sejajar. biasanya either lebih sering digunakan untuk hubungan 2 buah noun sebagai subject
 ataupun object.
    Rumus :
    Either + Noun + Or + Noun
    Contoh :
    Forza is a best designer, Elfa is a best designer.
    Answer :
    Either Forza or Elfa is a best designer.
3. Neither ... Nor ... ( Baik ... Ataupun Tidak ... )
    Neither yang kemudian yang bertemu Nor dalam suatu kalimat memiliki hubungan penambahan yang
 hubungannya sejajar. biasanya Neither lebih sering digunakan untuk hubungan 2 buah kata sebagai subject
, adjective maupun object. Pasangan kalimat ini mengandung makna negatif, dengan kata lain apabila
 kalimat asal yang belum disatukan negatif kita tidak perlu menambah not pada kalimat itu.
    Rumus :
    Neither + Noun + Nor + Noun
    Either + Adj + Or + Adj
    Contoh :
    Rafa is not handsome, Rey is not handsome.
    Answer :
    Neither Rafa nor Rey is handsome.
4. Not Only ... But Also ... ( Tak hanya ... Tapi juga ... )
    Bila keduanya bertemu dalam suatu kalimat biasanya menghubungkan dua kata yang memiliki makna 
hubungan contrast dalam sisi yang sejajar.
    Rumus :
    Not Only + Noun + But Also + Noun
    Contoh :
    She likes swimming, She likes climbing.
    Answer :
    She likes not only swimming but also climbing